PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Babel, terus memperkuat penyelenggaraan keamanan siber dan persandian di lingkungan pemerintah daerah.
Salah satu upaya tersebut, diwujudkan melalui penguatan Instrumen Pengukuran Kematangan Keamanan Siber dan Sandi (IKASANDI) kepada Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfosta) Kabupaten Bangka Tengah.
Penguatan IKASANDI tersebut merupakan bagian dari dukungan Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani melalui Kepala Diskominfo Babel, Eko Sentosa, dalam mendorong peningkatan kematangan keamanan siber dan persandian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.
Hal itu, diungkapkan Kepala Diskominfo Babel, Eko Sentosa, saat menerima kunjungan dalam rangka konsultasi dan penguatan teknis Diskominfosta Bangka Tengah yang berlangsung di Kantor Diskominfo Babel, Senin (28/9/2026).
Didampingi Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi (Sanki) Diskominfo Babel, Adhari, Ketua Tim, serta para pejabat fungsional Bidang Sanki, Kepala Diskominfo Babel, Eko Sentosa mengatakan, IKASANDI menjadi instrumen penting dalam memberikan gambaran mengenai tingkat kematangan penyelenggaraan keamanan siber dan persandian pada instansi pemerintah.
Melalui pengukuran IKASANDI, dijelaskannya, pemerintah daerah dapat memperoleh gambaran terhadap kondisi penyelenggaraan keamanan siber yang telah berjalan sekaligus mengidentifikasi aspek-aspek yang masih perlu diperkuat.
Hal tersebut menjadi semakin penting, seiring dengan meningkatnya pemanfaatan teknologi informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. “Pengelolaan data dan informasi pemerintahan membutuhkan dukungan keamanan yang memadai untuk menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi,” kata Eko.
Karena itu, ditekankan Kepala Diskominfo Babel, pengukuran IKASANDI tidak hanya menjadi kegiatan evaluasi, tetapi juga dapat menjadi salah satu dasar dalam menyusun langkah peningkatan dan perbaikan keamanan siber serta persandian secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, diharapkannya, semakin memahami proses pengukuran IKASANDI serta mampu menindaklanjuti hasil pengukuran tersebut dalam bentuk peningkatan tata kelola keamanan siber dan persandian.
“Kolaborasi antarpemerintah daerah menjadi penting dalam menghadapi perkembangan ancaman keamanan siber yang semakin dinamis. Penguatan tidak hanya dilakukan melalui aspek teknologi, tetapi juga melalui peningkatan tata kelola, sumber daya manusia, proses, kebijakan, serta kesiapan dalam menghadapi potensi insiden keamanan siber,” ujar Eko.
Diharapkan melalui penguatan IKASANDI ini, Diskominfosta Kabupaten Bangka Tengah dapat melakukan pengukuran secara lebih terarah dan menjadikan hasilnya sebagai bahan evaluasi untuk melakukan peningkatan keamanan siber dan persandian secara berkelanjutan.
Ferry Ardian, Pengelola Layanan Operasional Diskominfosta Bangka Tengah menjelaskan, kunjungan Diskominfosta Bangka Tengah ke Diskominfo Bangka Belitung, sebagai langkah strategis untuk melakukan konsultasi teknis sekaligus memperkuat sinergi antarpemerintah daerah.
Kegiatan ini, kata dia, bertujuan untuk menyelaraskan arah kebijakan program kerja, khususnya dalam penguatan tata kelola Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), pengelolaan statistik sektoral, serta peningkatan keamanan informasi di wilayah Bangka Tengah.
Melalui koordinasi dan penguatan teknis ini, Ia berharap, akan terwujud integrasi infrastruktur TIK dan keterbukaan informasi publik yang lebih optimal, serta selaras dengan standar provinsi.
Selain itu, kolaborasi ini diproyeksikan dapat mempercepat proses transformasi digital layanan publik, sehingga efektivitas dan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat Bangka Tengah dapat terus ditingkatkan.
Didampingi sejumlah personel bidang Sanki Diskominfosta Bangka Tengah, Ferry menyampaikan terima kasih atas sambutan langsung dari Kepala Diskominfo Babel, Eko Sentosa.



